Urang Rawa Kal-Gir..: risman nasrullah | Ikape KALGIR On BLogspot
HEADLINE POSTING IKAPE :
Artikel yang lalu..!!!
Tampilkan postingan dengan label risman nasrullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label risman nasrullah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 September 2012

NIKMATI & SYUKURI APA YANG KITA MILIKI

Aku sengaja mengajak istriku duduk di kursi tunggu klinik anak karena ingin melepas kangen kami yang belum juga dikaruniai seorang anak. Istriku paling suka duduk di sudut ruang tunggu itu, dengan begitu ia bisa bebas memperhatikan sekelompok anak yang meskipun sakit tetap bersemangat bermain di tempat permainan kecil yang disediakan pihak rumah sakit.
Hari ini tak seperti biasanya, kami datang bukanlah untuk memeriksakan kesehatan atau karena kami ada yang sedang sakit. Hari ini aku mengajak istriku ke dokter kandungan, aku ingin sekali memastikan bahwa kami masih memiliki harapan untuk mendapatkan seorang anak. Kalaupun tidak mungkin, aku ingin tahu siapa di antara kami yang membuat impian itu terhambat. Apakah aku atau istriku yang kurang subur?
Sebenarnya ini merupakan pertarungan tersendiri di hatiku selama beberapa minggu terakhir ini. Aku yakin, aku tak mengalami masalah apapun. Apalagi istriku. Kami sama-sama berasal dari keluarga yang memiliki anak yang banyak. Maka itu aku benar-benar heran, kenapa setelah lebih dari empat tahun menikah, istriku tak juga mengandung?
“Bruk!” Seorang anak kecil menabrakku. Kepalaku langsung menunduk, menatap wajah mungil seorang anak perempuan yang berbintik-bintik merah itu kaget. Anak itu juga menatapku, tersenyum.
“Aduuh, maaf ya Pak! Maaf banget,” kata Ibunya yang nampak ngos-ngosan mengejar si anak itu. Kali ini ia langsung menggendongnya meski si kecil terus meronta minta diturunkan. Ibu itu duduk di sebelahku. “Tidak bisa! Kali ini Tiara harus diam ya. Nanti keringatmu bertambah, cacarmu tambah banyak. Ayo diam! Nanti kalau Tia diam, Mama belikan donat di depan.” Dan ajaib, anak itu berhenti meronta dan duduk manis di pangkuan Ibunya. Mau tak mau aku tersenyum sendiri.
“Kena cacar bu?” tanyaku mengakrabkan diri.
Ibu itu mengangguk. “Iya nih, pak! Lagi musim. Di rumah, ini anak saya yang terakhir terkena setelah dua kakaknya. Mana dia yang paling aktif jadi agak susah menyuruhnya istirahat.” Lalu Ibu itu mengedarkan pandangan ke sekitarku. “Anak bapak sakit apa?” tanyanya balik.
Aku terhenyak. Meski sudah sering ditanya orang, tapi tetap saja aku masih suka bingung menjawabnya.
“Saya belum berputra, bu,” kataku menjawab pertanyaannya pelan.
“Oh! Maaf, maaf Pak. Saya kira Bapak lagi nganterin anak berobat.”
“Gak papa bu. Saya juga yang salah duduk di sini,” jawabku. Lalu menoleh pada istriku yang sedang duduk di sampingku. “Istri saya senang melihat anak-anak main di sini, bu. Jadi saya ajak duduk di sini sambil menunggu giliran kami. Kami mau ke dokter kandungan di sebelah. Giliran kami masih lama.”
“Memangnya sudah berapa lama menikah, pak?” selidik ibu itu.
“Sudah empat tahun lebih,” kembali kujawab pertanyaan ibu itu.
Ibu itu mengangguk-angguk. Tangan mengusap-usap kepala anaknya yang sepertinya mulai mengantuk. “Baru empat tahun ya? Mmm…” ia mengulangi jawabanku dengan senyum membayang di wajahnya.
Aku penasaran melihat respon ibu itu saat mendengar jawabanku. Tapi dia terdiam sejenak, memindahkan posisi anaknya agar nyaman dan bersenandung kecil menidurkannya. Aku juga memilih diam, kembali memandangi anak-anak yang berlarian, bermain perosotan dan para orangtua yang sibuk berlalu lalang bergantian masuk di ruang praktek dokter.
“Kakak saya sudah menikah lebih dari sepuluh tahun, tapi dia santai-santai saja meski belum punya anak. Saya sendiri menunggu lebih dari lima tahun untuk punya anak. Di kantor suami saya ada banyak teman-temannya yang menikah lebih lama dari pernikahan saya, juga tak pernah memusingkan anak yang tak pernah hadir.”
Kembali aku menoleh, menatap ibu itu yang berbicara seakan-akan berbicara pada dirinya sendiri.
“Rezeki itu seperti air. Ibarat mengisi air dalam sebuah gelas kosong. Tapi ada yang mengisinya terus menerus tanpa pernah sadar air dalam gelas itu telah luber ke mana-mana. Sementara ada pula yang mengisinya pelan-pelan dan menikmati tiap tetesnya. Sama seperti mengisi gelas hingga penuh dan air luber ke mana-mana, keinginan dan kebutuhan manusia untuk memiliki itu takkan pernah selesai. Sekarang inginnya punya anak, besok sudah punya anak pengennya anak cepat besar, setelah anak besar pengen dia sekolah dan berprestasi sebaik mungkin, terus begitu sampai lupa untuk menikmatinya. Bagaimana mau diberi nikmat yang lebih baik, rezeki yang lebih besar kalau semua yang diberikan sekarang saja tidak dinikmati dengan baik? Ketika kita lupa cara untuk menikmati setiap rezeki yang diberikan, maka yang ada hanyalah kehausan untuk terus menerus mengisi gelas namun lupa untuk meminumnya sedikit demi sedikit untuk melepas dahaga.”
Ibu itu juga menatap padaku sejenak, tersenyum dan lalu kembali menatap putrinya yang kini telah benar-benar tertidur. Aku memilih diam, meresapi kata-katanya yang pelan namun benar-benar mengena itu.
“Minumlah sedikit dari nikmat yang ada di gelas anda sekarang. Seperti… “dia terdiam, menatap penuh arti pada istriku yang masih melamun di sampingku. “menunjukkan kasih sayang pada istri Bapak misalnya. Daripada mengharap dan malah mencari kesalahan, lebih baik anda berdua sama-sama mencurahkan kasih sayang, memanfaatkan rezeki cinta yang diberikan Allah. Anggap saja besok atau besoknya lagi anda mungkin takkan mendapat nikmat yang sama, jadi mumpung masih diberi kesempatan ya nikmati saja dulu dengan rasa syukur, rasa terima kasih karena masih bisa menikmati rezeki yang Allah berikan. Insya Allah, akan ada tambahan rezeki yang lain yang akan masuk ke dalam gelas anda karena Allah selalu menjanjikan limpahan rezeki untuk hambaNya yang bersyukur.”
Angka antrian di dekat pintu ruang dokter bertambah. Rupanya angka itu adalah angka giliran Ibu di sampingku, dia berdiri tergesa-gesa setengah kerepotan mengambil tas sekaligus menggendong anaknya yang masih tidur namun sebelum pergi dia kembali menegurku. “Saya masuk dulu ya, pak!” dan ibu itu menghilang di balik pintu ruang dokter bersama putrinya.
“Siapa itu, mas?” tanya istriku ingin tahu. Akhirnya dia sadar juga siapa yang tadi duduk di sampingku.
Aku tersenyum padanya. “Itu malaikat. Malaikat cinta,” bisikku sembari menyenggol pundak istriku.
Mata istriku membulat. Tawanya pecah seketika mendengar kata-kataku. Namun saat melihat tawa istriku, barulah kusadari ini pertama kali setelah beberapa hari aku melihat istriku tertawa begitu lepas. Ibu itu benar, inilah rezeki yang seharusnya kunikmati. Dibanding mengharapkan rezeki lain, seharusnya aku menikmati apa yang kumiliki sekarang.
Setelah itu, tanpa keraguan sedikitpun kuajak istriku pulang meskipun kami belum bertemu dokter. Kehadiran anak bukannya tak penting bagiku lagi. Aku akan tetap berusaha, bersama istriku tercinta. Namun yang lebih penting, aku ingin kami lebih menikmati apa yang kami miliki sekarang. Aku tak ingin mengisi gelasku hingga meluap ke mana-mana, aku ingin mengisi gelas itu pelan-pelan lalu menikmatinya perlahan-lahan. Semoga dengan mensyukuri setiap rezeki yang kudapatkan, maka Allah akan memberiku nikmat yang lebih besar. Semoga.
*****

JATUH CINTA LAGI DAN LAGI

Kekasih…Aku tak pernah tahu arti kata itu, sampai aku kenal kamu
Sayang… Aku tak pernah mencurahkannya pada orang lain selain keluargaku
Cinta… It is a bullshit, itu anggapanku sampai aku bertemu kamu
Kunikahimu karena kau cinta padaku. Kuyakini itu sampai aku hidup bersamamu.
Kau beriku segudang pelajaran, tentang hidup, tentang pemahaman, tentang cinta… cinta sejati
Cinta sejati yang bukan untukmu, tapi untukku. Sesuatu yang lebih besar darimu dan aku.
Cinta Allah pada kita. KarenaNyalah kita bertemu… Karena Allah mencintai kita, ia mempertemukanmu denganku.
Dan aku jatuh cinta padamu…
Aku mencintaimu karena kau cinta padaku, kau tunjukkan dengan kasih sayang mengurusiku saat aku berkali-kali berjuang untuk hidup.
kau cintai aku saat aku tersenyum dan saat aku menangis,
Kau pegang tanganku saat ku tak mampu, saat aku terpuruk, saat aku menyerah
Dan aku jatuh cinta padamu…
Ketika tangismu terdengar pertama kali, memintaku memperjuangkan hidupku daripada memperoleh impianmu sendiri.
Ketika kau tak pernah sekalipun tidak mendampingiku, saat berjuang melahirkan putra putri kita.
Ketika kau dengan caramu sendiri, belajar menjadi ayah meskipun kau sendiri tak pernah merasakan kasih sayang itu sepenuhnya.
Ada saat aku hanya ingin menyerah, ada saat hatiku juga pernah patah, ada saat di mana aku merasa berhenti mencintaimu, ada saat aku merasa lelah, ingin berhenti berlari di sampingmu…
Saat langkahmu terlalu cepat, saat langkahku terlalu lambat, saat godaan terlalu banyak, saat emosi terlalu besar. Tapi cintamu… meruntuhkan semua itu.
Satu kata yang akhirnya terucap. “Aku cinta kamu, sayang, Tolong jangan pergi!” cukup hentikan semua itu, dan sekali lagi… aku jatuh cinta padamu….
Hari ini aku jatuh cinta padamu… lagi
Padamu, yang rela langsung menjemputku, meskipun baru pulang kerja dan belum makan apa-apa. Yang tak membiarkan aku pulang dengan taksi karena sudah malam. Yang langsung bertanya kenapa aku tak mengenakan jaket saat pergi tadi. Yang memarahiku karena membawa barang-barang sendirian.
Aku menangis, tapi juga tersenyum. Terharu tapi tak mampu mengungkapkan.
Dan ia memelukku… sambil berkata. “Jangan menangis, saya kuatir bukannya marah, maaf ya jangan diambil hati.”
Terima kasih Tuhan,
untuk lelaki yang memeluk dalam tangiskuhari ini,
untuk lelaki yang saat ini menatapku penuh kasih sayang,
untuk lelaki yang ringankan bebanku tanpa bersuara di sisiku,
untuk lelaki yang mencintaiku melebihi diriku sendiri.
Untuk kekasih terbaikku, yang dampingiku tiga belas tahun terakhir ini…
(Senja nan romantis, di lobby utama RSKD 10-01-2012)

CINTA & SEPOTONG ROTI

Sepuluh tahun yang lalu, di awal Ramadhan. Ketika semua orang bersiap menyambut kedatangan bulan penuh berkah. Saya juga sedang bersiap menyambut kedatangan ‘berkah’ yang sudah lama dinanti-nantikan seluruh keluarga. Empat tahun telah berlalu sebelum berkah itu menghampiri kami. Bahkan jatuh bangun, mencoba segalanya hanya agar senyum ceria seorang anak bisa menghiasi rumah tangga kami yang sunyi.
Dan saya masih ingat dengan jelas malam-malam yang terasa panjang setelah dokter mengumumkan jadwal operasi. Jadwal itu tepat dua hari sebelum Ramadhan tiba. Kami tak lagi bisa mundur karena kehamilan saya saat itu sudah lewat dua minggu dari tanggal kelahiran sseharusnya.
Ramadhan itu, saya menjadi Ibu, namun baru memahami arti ketulusan itu bertahun-tahun kemudian. Ketulusan dari seorang Ibu.
Hari itu, ketika semua orang bersiap-siap menyambut bulan puasa. Saya, Mama dan suami sibuk mengurus administrasi untuk operasi. Saya tegang sekali karena baru pertama kali dioperasi. Mama dengan setia, tak pernah sedikitpun, sama sekali meninggalkan saya yang manja. Sedikit saja Mama beranjak, saya langsung merengek ketakutan. Saya takut, this is my last time to see her.
Saya, sibuk memikirkan diri sendiri. What will happen to me? Dan sama sekali tak memikirkan Ramadhan. Ah boro-boro memikirkan Ramadhan, memikirkan suami dan Mama yang sudah berpuasa sejak jauh-jauh hari sebelum Ramadhan pun tidak. Mereka berpuasa dan berbuka seadanya, bahkan terkadang hanya segelas teh saja yang sekedar menyinggahi tenggorokan mereka berdua. Suami menjalani puasa senin kamis sejak satu tahun sebelum saya hamil, dan makin efektif ketika menjelang saya melahirkan. Saya tak tahu, saat itu suami dan Mama berpuasa untuk keselamatan saya.
Saya benar-benar sadar dari pengaruh obat bius, satu hari menjelang Ramadhan. Rasa sakit plus manja membuat Mama tak bisa bergerak ke mana-mana. Karena saya dan suami baru pertama kali memiliki anak, maka kebingungan pun melanda kami. Saya panik dan takut saat pertama kali menyusui, suami bingung mencari keperluan bayi dengan aneka benda-benda yang baru pertama kali dilihatnya. Mama menjadi orang satu-satunya yang bersikap rasional saat itu, tetap tenang dan mengajari kami berdua dengan sabar. Sampai-sampai kami melupakan persiapan sahur malam pertama Ramadhan itu.
Sebelum tidur, saya kelaparan (mungkin pengaruh berpuasa sebelum operasi dan menyusui). Tak ada makanan yang ada di situ kecuali sebongkah roti. Mama memberi saya roti itu dan saya melahapnya, tanpa bercerita kalau roti itu adalah satu-satunya makanan tersisa untuknya pada saat sahur nanti. Ia bahkan meminta saya menghabiskannya, dan saya bersyukur saat itu saya menolak ketika roti tinggal separuh. Setelah makan, saya tertidur lelap bahkan ketika Mama sahur sendirian dengan sepotong roti sisa saya itu. Tak ada warung atau restoran buka pukul 3 pagi di rumah sakit itu, bahkan air panas untuk menyeduh teh pun tidak tersedia. Mama dengan kesabarannya, memilih tetap berpuasa meskipun dari sore ia belum melahap apa-apa selain setengah potong roti itu.
Esok paginya, awal Ramadhan. Lagi-lagi Mama memperlihatkan ketulusan yang takkan pernah saya lupakan. Tanpa peduli ia sedang berpuasa, Mama melayani semua kebutuhan saya yang tidak berpuasa. Mama menyediakan makan dan minum saya tepat waktu. Mama juga tetap membantu saya mengurus bayi saya, meski suami datang untuk menggantikannya menjaga saya. Tetap saja Mama tidak mau meninggalkan saya. Mama tahu, saya masih sangat muda saat itu dan manjanya bukan main. Dengan sabar, Mama terus mendampingi dan mengurus saya. Tak pernah sekalipun saya mendengar Mama mengeluh. Selama setengah Ramadhan, Mama masih mendampingi saya. Mengantar saya ke rumah sakit, bangun tengah malam mengurus bayi menggantikan saya yang kelelahan bahkan ketika harus pulang karena saya merasa sudah bisa mengurus anak, Mama begitu berat meninggalkan kami.
Berbulan-bulan kemudian, saya baru tahu cerita itu dari Papa. Mereka mengenangnya sebagai sebuah pengalaman biasa saja. Tapi tidak untuk saya.
Setiap Ramadhan, saya teringat pengalaman Mama. Mama yang tetap menjaga saya, Mama yang tetap berpuasa dan Mama yang tetap menyimpan kesulitannya tanpa sedikitpun mengeluh. Saya akhirnya memahami, ketika apa yang kita lakukan itu adalah kebaikan dan tidak dihargai, Allah sedang mengajari kita arti ketulusan. Dan saya melihat ketulusan itu pada Mama. Pelajaran yang ingin saya ajarkan pada anak-anak.
Jika suami mengajarkan anak-anak tentang ketulusan para Nabi, maka saya memberi contoh ketulusan Mama pada anak-anak. Orang yang juga sangat dekat dengan cucu-cucunya. Anak-anak mungkin tidak tahu, tanpa sadar pengalaman Mama dan sepotong rotinya juga membuat saya belajar banyak. Ketulusan Mama sebagai seorang Ibu, takkan bisa diukur kedalamannya. Ketulusan Mama sebagai seorang muslimah, takkan bisa diukur berapa besarnya karena Mama melakukannya bersamaan tanpa peduli deritanya sendiri.
Saya baru memahami betapa berbedanya kalau tanpa Mama saat melahirkan anak kedua. Lebaran hari kedua, satu bulan lebih cepat dari rencana. Saat itulah saya merasa sendirian, walaupun suami juga tak pernah meninggalkan saya. Satu-satunya yang menjadi kekuatan saya saat itu adalah ketulusan yang pernah Mama tunjukkan. Ketulusan untuk berjuang meskipun tak seorangpun bahkan anak yang saya lahirkan tahu seberapa banyak yang harus saya lakukan. Pikiran dan tenaga saya semua hanya untuk memperjuangkan kelahiran anak kedua agar lahir dengan selamat.
Dan ketika saya bercerita tentang ini sekali lagi. Mama pasti tertawa saja. “Ya itulah kodrat seorang perempuan, Nak. Jadi Ibu, harus tulus mengurus putra putrinya, sebagai umat dia juga harus tulus beribadah pada Tuhannya dan sebagai seorang istri dia harus tulus mengurus suaminya.”
Saya ingin menjawab. Tidak semua perempuan seperti itu Ma, tidak semuanya. Kalau Mama tak mengajari saya, saya takkan pernah belajar untuk tulus menjadi seorang Ibu, tulus menjadi hamba Allah dan tulus menjadi seorang istri.
Ramadhan, adalah bulan dimana kita belajar arti ketulusan. Ayah yang tetap bekerja meski sedang berpuasa karena tulus mencari rezeki untuk keluarganya, Ibu yang tetap memasak meski hidangan dengan wangi menggoda karena tulus menghidangkan masakan terbaik untuk keluarga, dan anak-anak yang berpuasa karena belajar ketulusan melihat kedua orangtua dan orang-orang dewasa di sekitar mereka.

Rabu, 12 September 2012

KISAH INSPIRATIF UNTUK BERSYUKUR

“Habis ini apalagi yah?” itu pertanyaan saya setengah kelelahan setelah serangkaian pemeriksaan yang harus saya lewati. Saya benar-benar kehabisan tenaga karena menunggu berjam-jam, disuntik berkali-kali karena perawat sulit menemukan aliran yang tepat hingga berbagai peralatan yang diujikan di tubuh saya untuk memastikan saya siap menjalani operasi. Jangan tanya berapa lebam di kedua tangan akibat suntikan berkali-kali itu, karena saya sendiri sudah kebal oleh rasa sakitnya.
Saya lelah, karena kesekian kalinya Allah menurunkan penyakit lagi untuk saya. Ya Allah…. belum cukupkah perubahanku? Belum mampukah Kau memaafkan kesalahan-kesalahanku di masa lalu? Dan akhirnya muncul pertanyaan itu… Habis ini apalagi yang harus saya lewati? Berapa banyak lagi operasi yang harus saya jalani? Berapa banyak ujian lagi yang harus saya tempuh?
Sampai di malam setelah operasi saya selesai. Seorang Ibu, dirawat di kamar yang sama dengan saya. Ibu Rohani namanya. Seorang Ibu yang tak lagi muda, tapi begitu gigih berjuang. Ia mengalami pecah ketuban di usia kehamilan yang baru memasuki bulan ke-enam. Karena infeksi yang sudah menjalar, maka satu-satunya jalan adalah melahirkan si jabang bayi. Ibu itupun diinduksi. Di saat bersamaan saya baru mendapatkan kesadaran penuh setelah dioperasi sepanjang pagi hingga siang menjelang.
Rasa sakit, membuat si Ibu mengerang sepanjang malam hingga pagi. Saya benar-benar tak tega mendengarnya hingga lupa rasa sakit di perut sendiri. Erangannya sungguh mengiris hati karena berkali-kali memanggil memohon bantuan sang Ilahi dan tak ada satupun familinya menunggui karena di RS Islam hanya wanita yang diizinkan menunggu. Saya meminta adik yang menunggui untuk menanyakan apa yang harus dilakukan, tapi karena adik berpengalaman diinduksi maka dia bilang lebih baik kami diam saja. Ibu itu memang sesekali diam, dan tertidur ketika rasa sakitnya hilang tapi kemudian saat kembali lagi rintihannya benar-benar membuat saya bahkan menitikkan airmata.
Sepanjang malam, saya seakan diingatkan. Allah memberi saya banyak kenikmatan diantara semua sakit. Setidaknya anak-anak saya terlahir sehat dan sempurna, setidaknya saya tak pernah mengalami sakit seperti itu, setidaknya saya selalu ditemani orang-orang yang mencintai saya, setidaknya saya merasakan nikmat menggendong bayi setelah sakit luar biasa. Sungguh, malam itu semua terasa diputar ulang dan mengingatkan Allah itu benar-benar Maha Pemberi Nikmat dan sayangnya saya lupa menghitungnya, malah menghitung kesulitan yang saya dapatkan.
Pagi hari, ketika keadaan saya jauh lebih baik. Saya memperoleh berita dari keluarga si Ibu, bahwa mereka kehilangan si jabang bayi. Padahal usia si Ibu tak lagi muda, sekitar 42 tahun dan baru pertama kali mengandung. Saya bahkan tak bisa membayangkan jika kehilangan harapan setelah lima bulan memangku mimpi yang indah. Karena membayangkan perasaan sendiri, hari itu saya melarang anak-anak menengok saya lama-lama. Dengan alasan ulangan dan kondisi abang yang kurang sehat, saya meminta anak-anak segera pulang. Saya tak mau mengingatkan si Ibu kalau ia melihat putra-putri dan keponakan saya yang super ribut kalau datang.
Karena kondisi fisik saya juga sempat drop (tensi turun hingga 80/60), saya lebih banyak tidur sepanjang hari minggu setelah operasi. Suami yang menggantikan adik di siang hari juga kelelahan, hingga kami sama-sama tertidur hingga tak menyadari ketika ibu itu masuk setelah selesai persalinan dan telah dikuret.
Malam hari, ketika saya akhirnya… bisa makan dan minum juga duduk bahkan berjalan, saya membuka pelan-pelan tirai pemisah ruang untuk membuat si Ibu tak merasa sendirian. Ibu itu sedang melamun sendirian, dengan berzikir sayup-sayup. Ia tersenyum dan menyapa saya lebih dulu. Dan kata-kata pertamanya. “Maaf ya mba kalau kemarin malam saya sudah mengganggu istirahatnya. Saya benar-benar tidak bisa tidak mengerang karena sakitnya benar-benar… ” dan dia terdiam. Mimiknya sedih sekali.
Saya benar-benar tersentuh. Ya Allah, bukannya menceritakan penderitaan yang baru saja dialaminya, ia malah meminta maaf untuk sesuatu yang harusnya pasti saya pahami.
Kami mulai saling bertukar cerita, bertukar pengalaman, saya juga meminta maaf karena tak tahu harus berbuat apa semalam ketika ia merintih kesakitan. Dan ketika ia mencurahkan isi hatinya, saya lebih banyak terdiam dan merenung. Dia bilang kehilangan bayinya bukanlah penderitaan, itu adalah ladang keimanannya. Allah mungkin tak memberinya kesempatan padanya berladang iman sebagai seorang Ibu, tapi dengan memberinya kesempatan memberi rasa sakit karena melahirkan, meniupkan nyawa pada bayi itu walaupun hanya beberapa menit, sudah memberikan banyak pelajaran betapa luasnya ladang iman yang disediakan Allah untuknya. Dia tersenyum bahagia membayangkan betapa beruntungnya ia nanti karena kelak almarhumah putrinya menjadi bidadari kecil yang menolongnya melewati shirothul mustaqim.
Terus terang saya sedikit manja kalau sedang sakit, tapi melihat kesakitan Ibu itu seakan membuka mata saya bahwa penderitaan saya seakan tak ada apa-apanya dibandingkan kesakitannya. Saya juga berhasil memaksa diri bangun untuk sholat sambil berdiri karena merasa bodoh memanjakan diri untuk sesuatu yang tak ada bandingannya dengan rasa sakit yang sesungguhnya. Rasa sakit karena kehilangan. Di antara rasa sakit, saya justru diberi nikmat yang besar. Saya memiliki keluarga, yang diantara semua kesibukan mereka segera menengok dan bergantian menjaga. Bahkan adik iparpun yang hampir berangkat ke luar negeri untuk bekerja, menyempatkan diri menjenguk saya dulu. Seluruh keluarga yang menyebar berkumpul di ruang rawat saya, halaman facebook penuh dengan ucapan doa dari sahabat dan kawan, dan telepon genggam penuh dengan doa keselamatan agar saya cepat sehat lagi. Saya benar-benar kaya, sangat kaya dibandingkan Ibu yang hanya memiliki satu harapan yang itupun direnggut darinya.
Dan subuh tanggal 11 Juni 2012, saya bersujud, menangis karena bahagia. Berterimakasih karena hanya diberi penyakit. Mungkin ini cara Allah meringankan beban dosa-dosa saya, mungkin inilah ladang iman saya yang sesungguhnya, belajar tentang penderitaan dan tidak melupakan kenikmatan yang selama ini diberikan untuk saya. Seharusnya saya bersyukur, terus bersyukur karena penyakit ini justru membuat saya tahu betapa berartinya hidup saya. Saat menonton DVD operasi saya, saya berkali-kali mengucap syukur karena lahir di zaman canggih hingga bisa memiliki harapan hidup yang lebih tinggi. Saya sekarang adalah saya yang dulu, namun sekali lagi belajar tentang arti hidup lebih baik. Saya ingin terus menghitung nikmat, berbagi nikmat dan berbuat lebih baik.
Kematian adalah rahasia Allah, singkat, cepat atau lambat bukanlah hal penting. Tapi bagaimana membuat agar apa yang kita jalani, adalah berguna untuk orang lain…..
&&&&&&

Selasa, 04 September 2012

NIKMATNYA MEMBACA AL-FATIHAH



Pada saat membaca surah Al-Fatihah waktu shalat, banyak membacanya tergesa-gesa tanpa spasi, tanpa jeda dan tak dinikmati,

padahal disaat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, Allah menjawab setiap ucapan kita, maka dari itu kita disunahkan berhenti sejenak setiap selesai membaca satu ayat.


Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman :
"Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk hamba-Ku".

Artinya, tiga ayat diatas: Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan hamba-Nya.


Ketika Kita mengucapkan "Alhamdulillahi Rabbil 'alamin". Allah menjawab :"Hamba-Ku telah memuji-Ku".


Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim"...Allah menjawab : "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku".


Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin"...Allah menjawab :"Hamba-Ku memuja-Ku"


Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”...Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.


Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhoolliin.”...

Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku.. Akan Ku penuhi yang ia minta.”
(H.R. Muslim dan At-Turmudzi)

Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat... Rasakan dan resapi betul-betul jawaban indah dari Allah, satu persatu, karena Allah sesungguhnya sedang menjawab ucapan-ucapan kita...


Lalu ucapkanlah "Aamiin" dengan penuh harapan dikabulkan, sebab malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.


"Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dgn para malaikat, maka Allah akan memberikan ampunan kepada-Nya.”.

(H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud)

Senin, 13 Agustus 2012

surat dari bayi aborsi..

Surat Untuk Bunda Dari Bayi Yang di Aborsi...!!!
Dear Bunda tersayang...

Assalamualaikum Wr. Wb.
Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja. Ananda juga di sini baik-baik saja bunda. ALLAH SWT sayang banget dech sama nanda. ALLAH juga yang meminta nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda kepada bunda.

Bunda, ingin sekali ananda menyapa bunda, perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk ananda diami walaupun hanya sesaat.

Bunda, sebenarnya ananda ingin lebih lama menumpang di rahim bunda, ruang yang kata ALLAH paling kokoh dan paling aman di dunia ini. Tapi rupanya, bunda tidak menginginkan kehadiran ananda, jadi sebagai anak yang baik, ananda pun rela menukarkan kehidupan ananda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan ananda, sakit sekali rasa nya bunda. Badan ananda rasanya seperti tercabik-cabik, dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati ananda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.

Tapi ananda tidak kecewa kok bunda. Karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan ananda untuk bertemu dan dijaga oleh ALLAH, bahkan ananda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga_NYA.

Bunda, ananda mau cerita...
Dulu ananda pernah menangis dan bertanya kepada ALLAH, mengapa bunda meluruhkan ananda, saat ananda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan ananda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang pada ananda? Bunda tidak ingin mencium ananda? Atau jangan-jangan karena nanti ananda rewel dan suka mengompol sembarangan?
Lalu ALLAH bilang, bunda kamu malu sayang.
Kenapa bunda malu?
Karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram.
Anak haram itu apa ya ALLAH?
Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah.
Nanda bingung dan bertanya lagi sama ALLAH...
Ya ALLAH, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu, Kecuali nabi Adam AS dan Isa AS?
ALLAH yang Maha Tahu menjawab, bahwa bunda dan ayah memproses ananda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan ALLAH Ridhoi. Ananda semakin bingung dan akhirnya ananda putuskan untuk diam.

Bunda, ananda malu terus-terusan nanya sama ALLAH, walaupun ALLAH selalu menjawab semua pertanyaan ananda, tapi ananda ingin nya bertanya pada bunda saja, pernikahan itu apa sih?
Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah?
Kenapa bunda membuat ananda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir ananda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan ananda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda?
Hehehehe, maaf ya bunda, ananda bawel banget.
Nanti saja, ananda tanyakan padabunda kalau kita ketemu.

Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan ananda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal ananda di syurga. Di situ, banyak orang yang dibakar pake api lho bunda. Minumnya juga pakai nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya. Yang paling mengerikan, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget dech bunda.

Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang pada ananda. Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya. Di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu ananda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ. Aanda sayang bunda. Ananda kangen dan ingin bertemu bunda. Ananda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda, dan ananda ingin kita tinggal bersama di syurga. Ananda takut, bunda dan ayah dihukum dan disiksa seperti orang-orang itu.

Lalu, dengan lembut malaikat berkata. Nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka. Sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.

Saat mendengar itu, segera saja ananda menulis surat ini untuk bunda, menurut ananda ALLAH itu sangat baik bunda. ALLAH akan memaafkan semua kesalahan makhluk_NYA, asal mereka mau bertaubat nasuha.
Bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini. Nanti ananda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar dech. Ananda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata ALLAH di sana panas banget bunda. Antriannya juga panjang sekali, karena, semua orang sejak jaman nabi Adam AS akan dikumpulkan disana. Tapi bunda jangan khawatir, ALLAH janji, walaupun ramai, kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti ananda bisa bertemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat ananda ya.. Agar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, ananda juga mohon banget sama bunda, jangan sampai adik-adik ananda mengalami nasib yang sama dengan ananda. Biarlah ananda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan ini. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.

Sudah dulu ya bunda. Ananda mau main-main dulu di syurga. Ananda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini. Ananda sayang banget sama bunda..
mmmuuuaaaccchhh...!!!

otodidak tapi sukses,,, blajar dong...!!!

Menjadi Programmer Otodidak, Solusi Sukses Tanpa Kuliah

Menjadi Programmer Otodidak, Solusi Sukses Tanpa Kuliah, solusi agar duit anda benar-benar melimpah, tidak susah cari kerja, dijamin tidak akan nganggur, tidak perlu kuliah berlama lama yang hasilnya juga belum tentu jelas, tidak perlu keluar duit banyak untuk biaya kuliah yang semakin selangit, Turut membantu pemerintah, membantu orang tua, membantu diri sendiri dalam rangka penciptaan lapangan kerja, dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran dan tentu saja siap mendapatkan $100 dollar tiap hari dari kemampuan programming, kemampuan berkarya serta mengais rejeki di internet.
Saya Memang Pernah Kuliah, tapi Ijasah saya dan Ilmu saya Tidak Terpakai
Agar saya tidak omong kosong tanpa bukti, maka injinkan saya membahas masa lalu saya, masa kuliah saya. Saya kuliah di perkapalan ITS, saya bangga dengan ITS yang telah memberi kesempatan saya untuk kuliah, namun saya minta maaf karena tidak bisa membantu mengembangkan dunia perkapalan di Indonesia.
Saya juga berterima kasih kepada bapak Asjhar Imron kepada lab Komputer kala itu yang memberi fasilitas gratis pada saya, bapak Prof. Suegiono sebagai Dekan kala itu, dan kepada Ir. Haryono Sigit mantan rektor ITS  (bapaknya Maia Dhani), serta pada Prof Oedjoe Djoeriaman, yang mewisuda kala itu.
Seandainya Ada Internet Seperti Sekarang mungkin saya tidak Kuliah
Bagi orang sepeti saya yang kala itu tidak ada uang untuk biaya kuliah, dan suka utak atik komputer, maka kuliah tidak terlalu penting apalagi saya tidak menjadi pegawai negeri. Dari pada uang dih yambur-hamburkan untuk kuliah yang tidak sesuai bidang, atau hanya sekedar cari titel, maka alangkah bijaksana waktu, tenaga dan biaya digunakan untuk belajar online, belajar dari internet.
Saya salut kepada mas Bayu Mukti www.bayumukti.com, yang dengan PDnya tidak kuliah tapi mulai berbisnis online lewat blognya yang semakin lama semakin rame, juga banyak teman-teman yang lain meskipun tidak sampai menggenyang bangku kuliah tapi sukses di dunia Bisnis.
Saya juga bangga punya teman blognya kadung.com, yang belum lulus S1, tapi karya programmingnya bisa dinikmati banyak orang.
Ilmu di Internet Melimpah, Jauh melebihi didunia Kampus di Indonesia
Kalau kita rajin, maka sangat banyak, dan bahkan boleh saya katakan melimpah, baik yang gratis maupaun yang berbayar. Saat ini ilmu di Internet benar benar di OBRAL. Apa yang tidak ada, mulai dari ilmu sesat sampai ilmu yang bermanfaaat semua tersedia melimpah. Hanya tinggal mengetikkan kata kunci atau keyword di mesin pencari seperti google.com, atau yahoo.com.
Forum forum Diskusi, Social network, Group-group DiskusiIlmu Tertentu  Bertebaran
Apapun yang anda tanyakan, Insya Allah akan ada jawabannya di Internet. Anda tinggal masuk dalam kelompok diskusi, forum diskusi, atau komunitas online lainnya. Tidak ada alasan tidak bisa, masalahnya hanya satu mungkin kita pemalas dan tidak mau berlajar dan bertanya.

Menjadi Programmer Otodidak, Solusi Sukses Tanpa Kuliah
Ada beberapa kunci agar kita sukses menjadi programmer online, tanpa kuliah:
1. Kuasai bahasa Inggris, paling tidak bisa membaca dokumen, kalau masih belum bisa belajar secara bertahap, gunakan kamus online, gunakan translate online seperti google translate, semua gratis dan dengan mudah anda dapatkan di internet.
1.2. Segera beli Komputer atau notebook, sebagai alat wajib yang harus dimiliki, kalau tidak ada duit jadi operator warnet yang pemiliknya baik hati.
1.3. Sambung dengan koneksi internet, baik lewat HP, atau ke Warnet, kabar bagus kalau anda punya notebook WIFI, anda bisa dapat akses gratis pake fasilitas HOTSPOT. yang tersebar di seluruh penjuru.
2. Pelajari Materi Pokok, atau mata kuliah pokok yaitu Belajar coding, mulai dari logika sederhana yaitu menampilkan kata “Hello Word”, baik untuk program dekstop mauapun untuk web programming.
3. Mulai praktek, jangan banyak terori, nanti gak kelar-kelar.
4. Saat ini ada 2 kelompok programming dari segi tampilan atau output yaitu Web Programming, seperti PHP, Java, JSP dan ASP. Dan desktop programming seperti C, Visual Basic, Delphi, Java desktop.
4.2. Pelajari sesuai target Kalau ingin buat website terprogram kuasai saja PHP. di internet materi ini tersedia melimpah ruah. Buat program sederhana dulu, dan semua ada contoh, ikuti dan coba praktekkan.
4.3. Untuk desktop gunakan Visual C, Visual Basic, Delphi, atau Java, saya anjurkan Visual basic atau delphi, tapi jika ingin jago kuasai C++.
5. Pelajari dan kuasai Database SQL, contoh Mysql, Oracle, Interbase, Microsoft SQL, Postgre SQL dan pulihan SQL lainnya. Yang populer Mysql dan Postgree terutama aplikasi web base.
6. Pelajari dan Kuasai jaringan Komputer dan Internet
7. Pelajari dan Kuasai Desain seperti photoshop, meskipun anda tidak suka.
8. Untuk mengusai minimal satu bidang dibutuhkan minimal 1 tahun, dan master 4 tahun, dan jika kita serius maka semakin lama semakin mantap, dan semakin banyak orang yang menawari anda.
9. Agar lebih PD kontrak atau kos di deket anak kuliah Jurusan IT, bila perlu kadang-kadang ikuti kuliahnya, (saya dulu pernal melakukan ikut nylonong kuliah pada jurusan lain, yaitu anak komputer), tapi jangan sering-sering bisa ketahuan, dan malu. hihihi.
10. Kalau Ingin jadi Programer handal jangan lupa nanti pelajari: UML, ER, CRUD, DFD, Flowchart and Mind Map.
a.Ayo Raih Prestasi, meskipun anda tidak kuliah.
b.Bagun komunitas online yang banyak tersedia di internet.
c.Fokus pada satu tujuan, yakin bahwa kita bisa, tanpa harus kuliah.
d. Praktek, praktek dan praktek, Coba, coba dan coba.
Masihkan menyalahkan Pemerintah, Orang tua, keadaan, nasip, saya rasa saatnya menyalahkan diri sendiri, dimana peluang begitu banyak,kesempatan begitu terbuka tapi kita tidak melakukan apa apa. Ayo……semangat, kerja keras, kerja cerdas, kerja untuk masa depan yang gemilang, tanpa menjadi beban orang orang lain dan beban bagi diri sendiri.
Tidak ada programmer instan, tetapi dengan membanjirnya informasi di internet harusnya bisa mempercepat proses belajar. Hanya keingian dan keyakinan kuat yang bisa membedakan programmer otodidak yang sukses, dan semua itu butuh waktu, tenaga, biaya, pikiran, kemauan dan pengorbanan.
Referensi
http://www.php.net, www.zend.com
www.hotscripts.com

http://www.mysql.com
http://www.w3schools.com/sql/default.asp
http://www.borland.com, http://www.torry.net (untuk delphi)
http://delphi.about.com/
http://www.vbtutor.net/vbtutor.html
http://msdn.microsoft.com/en-us/vbasic/default.aspx
http://www.cprogramming.com/tutorial.html
http://www.ilmukomputer.com
Peluang Kerja Menunggu Anda
1. Web programmer, Web Admin
2. Web Admin, database Administrator,
3. Membuat aplikasi siap pakai,
4. Kerja di perusahaan International.
5. Dan 1001 peluang kerja online dan offline.
Sedikit pengalaman menjadi programmer otodidak, Alhamdulillah bisa menikmati dan mensyukurni nikmat yang ada.
Kalau saya bisa, Anda pasti Bisa (Insya Allah)
Catatan:
Sebagai wujud turut mencerdaskan bangsa, dan membantu yang ingin dibantu,
Insya Allah Saya bersedia memberi intro belajar programming yang sukses,
Bersedia memberi pelatihan Robot Forex Gratis,
Bersedia memberi pelatihan Internet marketing Gratis Yang Saya Bisa dan yang saya tahu.
Belajar SEO juga gratis,
Mengadakan pelatihan Gratis Peluang Bisnis Hotspot / RT-RW NET
Semua GRATIS, di Taman Dayu, Pandaan Pasuruan, Jawa Timur
Jadwal Tiap hari, 24 Jam selama saya kosong dan nganggur, Call dulu di 08175016006 (maaf SMS kadang ga kebaca)
Sementara tidak melayani YM, biar lebih mantap datang saja,  yang datang berarti anda serius.
Jadwal untuk bulan April 2009 (kecuali hari sabtu, minggu, khsusu untuk anak dan istri).

Hasil pencarian untuk artikel ini:

belajar programer (839), menjadi programmer (265), cara menjadi programer (262), menjadi programer (229), belajar menjadi programer (214), belajar jadi programer (184), cara menjadi programer handal (176), menjadi programer handal (142), belajar jadi programmer (135), jadi programer (129), cara menjadi programmer (126), belajar programmer (120), menjadi programmer handal (106), belajar menjadi programmer (105), cara menjadi seorang programer (91), cara jadi programer (87), cara menjadi IT (86), belajar menjadi IT (84), cara menjadi programmer handal (80), sukses tanpa kuliah (79)
You can leave a response, or trackback from your own site.

Minggu, 12 Agustus 2012

Investasi sesungguhnya dan Gak kenal Rugi

Posted by homepi on 08 Agustus 2012 | Comment 0 | dibaca : 102

RAMADHAN, bulan yang lebih dari dari seribu bulan, tamu agung yang dinanti-nanti itu kini telah hadir di hadapan kita. Terlepas dari perbedaan awal pelaksanaannya, mari berdiam sejenak. Menyelami diri secara mendalam, mengoreksi, dan menghitung-hitung apa yang sudah, sedang dan akan kita lakukan sebagai hamba, sebelum datangnya hari tatkala perhitungan-Nya berlaku.

Kisah Pembangkit Jiwa

Dikisahkan ada dua orang anak, adik dan kakak, masing-masing berusia 8 dan 10 tahun. Mereka ditinggal mati sang Ayah akibat kecelakaan di saat usia mereka 5 dan 7 tahun.

Menjelang awal Ramadhan, mereka berdua saling berboncengan naik sepeda pancal menuju makam sang Ayah. Setelah sampai di tempat pemakaman sang Ayah, sepedanya disandarkan di pagar pemakaman. Sang kakak menggandeng tangan adiknya menuju pusara sang Ayah. Mereka berdua duduk bersila di dekat pusara, sambil membaca Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas. Empat surah itu saja yang mereka baca secara berulang-ulang. Setelah mereka membaca surah-surah tersebut sang Kakak memimpin doa dan adiknya ikut mengaminkan.

Doa yang dibacanya pun tampak seperti lazimnya yang dibaca oleh orang lain yaitu: Ya Allah, Ya Tuhanku, ampunilah aku, dan kedua orangtuaku dan kasih sayangilah mereka sebagaimana mereka telah mendidik dan mengasihsayangiku di waktu kecil. Mereka membacanya secara berulang-ulang dan ditutup dengan doaRobbana aatina fiddunya hasanah wafil aakhiroti hasanah waqina 'adzabannar, sambil berbinar-binar mata mereka berdua, lalu mereka tinggalkan pusara dan kembali pulang sambil berboncengan menuju rumah yang amat sederhana, di mana ibu mereka sedang menunggu.

Maksimalisasi Investasi

Kisah di atas menggambarkan sang Ayah termasuk orang yang berhasil melakukan investasi kehidupan. Meskipun dia hanya sempat berinvestasi selama 5 dan 7 tahun, dia telah menerima pengembalian, buah dari investasi yang pernah dia lakukan. Bagaimana dengan kita semua, betapa malunya kita, meskipun orangtua kita telah mengantarkan sampai kita lulus perguruan tinggi, bahkan sampai kita berkeluarga, ternyata kita masih terlalu sering membuat jengkel hati kedua orangtua kita. Kita masih belum mampu sepenuhnya membahagiakan kedua orangtua kita.

Percayalah, apa saja kebaikan yang pernah kita lakukan, merupakan investasi. Pada saatnya insya Allah kita akan memetik buah investasi itu, selama kita tidak merusaknya sendiri dengan cara menyebut-nyebut, riya', mengungkit-ungkit, dan menyakitkan hati si penerima investasi. (QS 2:264).

Terhadap ayah dari dua anak tadi, sesungguhnya dia merupakan orangtua yang telah melakukan pendidikan terhadap kedua anaknya, sekaligus melakukan investasi yang tepat dan benar. Kata investasi adalah kata yang bagi kebanyakan orang seringkali dikaitkan dengan kesediaan untuk melepaskan kepemilikannya demi masa depan. Baik masa depan yang sifatnya kekinian (di dunia ini) maupun masa depan yang sifatnya kenantian (nanti di akhirat). Buah masa depan hanya dapat digapai, bila dan hanya bila kita telah pernah menanamnya. Oleh karena itu, tepatlah sebuah pepatah: man zaro'a hashoda (barangsiapa yang menanam akan memetik hasilnya) atau yang dirumuskan dalam formula Return of Investment (RoI).

Mengapa kita harus dan bersedia berinvestasi? Hampir semua jawaban selalu mengaitkan dengan keyakinan akan adanya pengembalian yang lebih baik di masa depan, sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan. Seorang petani yang menaburkan benih padi di hamparan sawah, karena sang petani memiliki keyakinan, bahwa benih padi yang baik tadi akan tumbuh dan menghasilkan padi jauh lebih banyak dari benih yang telah dia taburkan. Syarat kedua, sang petani harus dengan sabar merawatnya, insya Allah pada saatnya nanti, padi tersebut akan tumbuh dengan baik dan memberikan hasil.

Mengandalikan Nafsu

Agar peluang yang datang setahun sekali itu tidak sia-sia, selama bulan Ramadhan, paling tidak ada dua hal yang perlu dilakukan. Pertama, membersihkan diri dari hal-hal yang dapat merusak amalan, misalnya dengan saling memaafkan sebelum Ramadhan, sehingga saat memasuki Ramadhan tidak ada lagi kebencian, dendam, permusuhan, dan kotoran batin lainnya yang dapat menghalangi turunnya rahmat dan anugerah Allah. Kesucian hati mempermudah masuknya petunjuk Allah ke dalam pikiran dan hati nurani sehingga dapat mencapai tujuan puasa, yakni terbentuknya pribadi muttaqin (orang yang takwa). Maka salah satu tanda keberhasilan puasa seseorang adalah semakin rajin beribadah, meningkat amal kebaikannya, makin luhur kepribadian dan akhlaknya.


Kedua, belajar mengendalikan hawa nafsu dari kecenderungan pada hal-hal yang haram, makruh maupun syubhat. Hawa nafus dapat bermanfaat, tetapi sebaliknya dapat berbahaya bagi manusia dan ini banyak tergantung kepada bagaimana sikap manusia itu sendiri menghadapai gejolak nafsunya.

Sebagian orang berupaya membunuh nafsunya tanpa kenal kompromi seperti yang dilakukan para ahli sufi, para pertapa, dan para rahib yang semata-mata hidup untuk rohaniah tanpa memperhatikan kepentingan jasmaniah dan hubungan sosial. Sebagian lagi mengambil sikap memanjakan nafsunya dengan mengikuti dan tunduk patuh terhadap apapun yang dikehendaki nafsu. Kedua macam sikap itu sangat keliru. Membunuh nafsu akan merugikan manusia sendiri, sebab selain akan mematikan salah satu aspek rohaninya yang penting dan berharga, juga akan mematikan dinamika dan gairah hidup. Begitu juga menuruti nafsu sangatlah berabahaya, sebab seringkali apa yang di kehendaki oleh hawa nafsunya itu bertentangan dengan kehendak Tuhan.

Makan, minum, dan melakukan hubungan seksual merupakan kebutuhan manusia sepanjang hidup tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa maupun agama. Dalam Islam, ketiga kegiatan itu hukum asalnya adalah boleh/mubah sepanjang tidak melanggar batas serta ketentuan syariat. Selama bulan Ramadhan, sejak terbit fajar sampai terbenam matahari, Allah justru melarang untuk melakukan kegiatan-kegiatan dengan firman-Nya,

ูˆَูƒُู„ُูˆุงْ ูˆَุงุดْุฑَุจُูˆุงْ ุญَุชَّู‰ ูŠَุชَุจَูŠَّู†َ ู„َูƒُู…ُ ุงู„ْุฎَูŠْุทُ ุงู„ุฃَุจْูŠَุถُ ู…ِู†َ ุงู„ْุฎَูŠْุทِ ุงู„ุฃَุณْูˆَุฏِ ู…ِู†َ ุงู„ْูَุฌْุฑِ ุซُู…َّ ุฃَุชِู…ُّูˆุงْ ุงู„ุตِّูŠَุงู…َ ุฅِู„َู‰ ุงู„َّู„ูŠْู„ِ ูˆَู„ุงَ ุชُุจَุงุดِุฑُูˆู‡ُู†َّ ูˆَุฃَู†ุชُู…ْ ุนَุงูƒِูُูˆู†َ ูِูŠ ุงู„ْู…َุณَุงุฌِุฏِ ุชِู„ْูƒَ ุญُุฏُูˆุฏُ ุงู„ู„ّู‡ِ ูَู„ุงَ ุชَู‚ْุฑَุจُูˆู‡َุง ูƒَุฐَู„ِูƒَ ูŠُุจَูŠِّู†ُ ุงู„ู„ّู‡ُ ุขูŠَุงุชِู‡ِ ู„ِู„ู†َّุงุณِ ู„َุนَู„َّู‡ُู…ْ ูŠَุชَّู‚ُูˆู†َ

"...dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam masjid." (QS. Al-Baqarah : 187).

Maksimalisasi Kejujuran

Di antara tujuan berpuasa adalah membina setiap muslim memiliki kejujuran paripurna karena mereka terdorong untuk menciptakan suasana bahwa Allah beserta dirinya sepanjang hadirnya tamu agung ini. Tidak berbuka sepanjang hari sekalipun berada di suatu tempat yang sangat rahasia dan tanpa diketahui orang lain, ia tidak berbuka sepanjang hari sekalipun makan dan minum itu adalah kebutuhannya yang sangat mendasar dan ia pun tidak berbuka karena yakin Allah Maha Mengetahui.
Oleh karena itu, di samping memengaruhi keimanan, ibadah puasa pun merupakan arena pembinaan dan penanaman makarimul akhlaq (keluhuran budi) seperti kejujuran dan kesabaran.

Kejujuran yang dimaksud tentu bukan hanya sebatas kejujuran dalam ruang penghambaan privat-horizontal semata. Tapi yang lebih ditekankan justeru kejujuran social-horizontal. Kejujuran privat-vertikal tidak akan bermakna apapun jika tidak diikuti dengan kejujuran pada ranah social sesama hamba. Sebaliknya juga demikian. Dengan kata lain, adanya keselarasan antara keshalihan pribadi dengan keshalihan sosial.

Akhirnya, semoga Ramadhan kali ini menyadarkan kita tentang urgensi kejujuran sehingga mampu merealisasikannya dalam kehidupan nyata, tidak hanya selama bulan mulia ini, tapi juga 11 bulan setelahnya; pengantin baru mengawali pelayaran biduk rumah tangga mereka dengan kejujuran mencari ridhaNya, bukan semata pemenuhan seks laiknya hewan melata; masyarakat jujur melaksanakan setiap amaran agar tercipta  keteraturan; pegawai di instansi pemerintah maupun swasta melaksanakan tugas dan fungsi pokok mereka dengan kejujuran sehingga tercapai output ideal yang telah direncanakan, bukan sekedar berburu rente dan berperilaku ABS (asal bos senang); pejabat public (ekskutif, legislative dan yudikatif) jujur dalam menyusun dan merealisasi APBN sehingga tercipta kesejahteraan social sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945.
Semoga bermanfaat :)

Trik Setan, menunda-nunda kebaikan

Menunda Kebaikan adalah Trik Syetan
"Iya nanti sajalah", demikian yang dikatakan dalam rangka menunda-nunda pekerjaaan atau amalan padahal masih bisa dilakukan saat itu. Kebiasaan kita adalah demikian, karena rasa malas, menunda-nunda untuk belajar, menunda-nunda untuk muroja'ah (mengulang) hafalan qur'an, atau melakukan hal yang manfaat lainnya, padahal itu semua masih amat mungkin dilakukan.
Perlu diketahui saudaraku, perkataan "sawfa ... sawfa", "nanti sajalah" dalam rangka menunda-nunda kebaikan, ini adalah bagian dari "tentara-tentara iblis". Demikian kata sebagian ulama salaf. Menunda-nunda kebaikan dan sekedar berangan-angan tanpa realisasi, kata Ibnul Qayyim bahwa itu adalah dasar dari kekayaan orang-orang yang bangkrut.

ุฅู† ุงู„ู…ู†ู‰ ุฑุฃุณ ุฃู…ูˆุงู„ ุงู„ู…ูุงู„ูŠุณ

"Sekedar berangan-angan (tanpa realisasi) itu adalah dasar dari harta orang-orang yang bangkrut."

Dalam sya'ir Arab juga disebutkan,

ูˆَ ู„ุงَ ุชَุฑْุฌِ ุนَู…َู„َ ุงู„ูŠَูˆْู…ِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุบَุฏِ          ู„َุนَู„َّ ุบَุฏًุง ูŠَุฃْุชِูŠ ูˆَ ุฃَู†ْุชَ ูَู‚ِูŠْุฏُ

Janganlah engkau menunda-nunda amalan hari ini hingga besok
Seandainya besok itu tiba, mungkin saja engkau akan kehilangan

Dari Abu Ishaq, ada yang berkata kepada seseorang dari 'Abdul Qois, "Nasehatilah kami." Ia berkata, "Hati-hatilah dengan sikap menunda-nunda (nanti dan nanti)."

Al Hasan Al Bashri berkata, "Hati-hati dengan sikap menunda-nunda. Engkau sekarang berada di hari ini dan bukan berada di hari besok. Jika besok tiba, engkau berada di hari tersebut dan sekarang engkau masih berada di hari ini. Jika besok tidak menghampirimu, maka janganlah engkau sesali atas apa yang luput darimu di hari ini."

Itulah yang dilakukan oleh kita selaku penuntut ilmu. Besok sajalah baru hafal matan kitab tersebut. Besok sajalah baru mengulang hafalan qur'an. Besok sajalah baru menulis bahasan fiqih tersebut. Besok sajalah baru melaksanakan shalat sunnah itu, masih ada waktu. Yang dikatakan adalah besok dan besok, nanti dan nanti sajalah.

Jika memang ada kesibukan lain dan itu juga kebaikan, maka sungguh hari-harinya sibuk dengan kebaikan. Tidak masalah jika ia menset waktu dan membuat urutan manakah yang prioritas yang ia lakukan karena ia bisa menilai manakah yang lebih urgent. Namun bagaimanakah jika masih banyak waktu, benar-benar ada waktu senggang dan luang untuk menghadiri majelis ilmu, muroja'ah, menulis hal manfaat, melaksanakan ibadah lantas ia menundanya. Ini jelas adalah sikap menunda-nunda waktu yang kata Ibnul Qayyim termasuk harta dari orang-orang yang bangkrut. Yang ia raih adalah kerugian dan kerugian.

Lihatlah bagaimana kesibukan ulama silam akan waktu mereka. Sempat-sempatnya mereka masih sibukkan dengan dzikir dan mengingat Allah. Dari Abdullah bin Abdil Malik, beliau berkata, "Kami suatu saat berjalan bersama ayah kami di atas tandunya. Lalu dia berkata pada kami, 'Bertasbihlah sampai di pohon itu.' Lalu kami pun bertasbih sampai di pohon yang dia tunjuk. Kemudian nampak lagi pohon lain, lalu dia berkata pada kami, 'Bertakbirlah sampai di pohon itu.'  Lalu kami pun bertakbir. Inilah yang biasa diajarkan oleh ayah kami." Subhanallah ... Lisan selalu terjaga dengan hal manfaat dari waktu ke waktu.

Ingatlah nasehat Imam Asy Syafi'i -di mana beliau mendapat nasehat ini dari seorang sufi-, "Aku pernah bersama dengan orang-orang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. (Di antaranya), dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu."

Hasan Al Bashri mengatakan, "Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pula sebagian dirimu."

Semoga Allah memudahkan kita untuk memanfaatkan waktu kita dengan hal yang baik

Sabtu, 28 Juli 2012

nabung di facebook..???


Menabung di Facebook
Menabung Di Facebook, menurut saya nominal uang adalah berbanding lurus dengan manfaat yang dapat diperoleh dari jumlah nominal uang tersebut. Artinya ketika jumlah uangnya sedikit, maka manfaat yang dapat diperoleh dari sejumlah uang yang sedikit tersebut juga kecil, sebaliknya jika jumlah uang yang sedikit tersebut disimpan sedikit demi sedikit sehingga berjumlah banyak, maka manfaat yang dapat diperoleh juga menjadi besar. Seperti kata pepatah, sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Yang jelas secara awam saya memberikan penafsiran yang mudah seperti itu. Artinya manfaat dari uang yang sedikit-demi sedikit kita kumpulkan, setelah terkumpul dalam jumlah yang besar, manfaat yang diperoleh juga menjadi lebih besar. Untuk mengumpulkan uang dengan cara seperti itu kita sebut dengan menabung, apakah menabung di celengan, bank dsb.
Kali ini saya ingin mengajak sobat kembali ke facebook, karena saya ingin bercerita tentang menabung di facebook. Apakah mungkin ? Bukankah Facebook bukan lembaga keuangan. Mungkin saja, tetapi yang saya ingin ceritakan kepada sobat sekalian adalah menabung pahala dan dosa melalui media jejaring sosial yang sangat trend saat ini, Facebook.
Dalam sebuah hadits yang mulia Rasulullah Sallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda : “ Barang siapa mengajak kepada jalan yang baik, maka ia mendapat pahala sebanyak pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikitpun pahala mereka sendiri” (HR Muslim dari Abu Hurairah).

Ketika seseorang menuliskan status yang mengajak kepada kebaikan dan kebenaran, berisi nasehat dan manfaat, maka selama akun yang bersangkutan masih aktif, dan status tersebut dibaca oleh publik, dan ada 1 atau 2 orang bahkan lebih yang terinspirasi dan termotivasi untuk ikut dalam ajakan kebaikan dan kebenaran tersebut, maka insyaAllah, pahala dari nasehat yang baik tersebut akan terus mengalir kepada si pemilik status meskipun pemilik akun tersebut telah tiada, atau meninggal dunia. Ini yang salah satunya disebut dengan ilmu yang bermanfaat. Ibarat MLM, jumlahnya akan terus berkembang dan berkembang.
Sebaliknya coba sobat renungkan, jika status facebook berisi sumpah serapah, gunjing, ghibah, menghina orang, membuka aib sendiri, memancing orang lain bermaksiat, memposting gambar-gambar yang tidak senonoh yang dilarang syariat, maka selama itu pula, mata orang yang melihat, memberi tanggapan berupa gunjing gibah dan bukannya menasehati, terinspirasi untuk ikut terlibat didalam maksiat tersebut akan menghasilkan dosa secara terus menerus tiada henti, meskipun sang pemilik akun telah meninggal, tetapi karena akunnya tidak dihapus, maka kemaksiatan tersebut akan terus memanen dosa, Wallahu A'lam. Apalagi akun juga di beri kata sandi sehingga hanya sepemilik akun yang mengetahui dan dapat mengakses wallnya.
Misalnya ada seorang wanita yang membuat status "Malam-malam dingin begini, enaknya ngapain ya ?", status seperti ini akan memancing tanggapan-tanggapan nakal, dan ini adalah perkara yang mengajak kepada maksiat. Atau status yang seperti "Hmmm, misua nggak dirumah, kesepian deh". Tanggapan miring juga akan datang. Dan hal itu terekam didalam database sistem selamanya sampai sistem facebook atau akun ini belum ditutup.
Nah sobat, kelihatan sederhana, orang akan beranggapan, ah ini hal sepele, kok dibesar-besarkan sih ? Kan cuma buat asyik-asyikan saja.

Ah, kok ribet amat sih ? Ingat sobat, banyak sudah orang yang tersesat karena hal-hal kecil. Ibarat menabung, kita akan memanen pahala atau dosa dalam jangka waktu lama. Sekarang terpulang kepada kita, apakah kita akan menabung pahala atau dosa di facebook ? Ariflah memilih. Semoga bermanfaat.

Jumat, 27 Juli 2012

pengorbanan seorang ibu

Ini adalah satu dari sekian banyak kisah nyata
tentang pengorbanan seorang Ibu, cerita ini terjadi
di Jepang beberapa waktu lalu, ketika gempa bumi
dan terjangan tsunami meluluhlantakkan negara tersebut.

Ketika gempa bumi sudah mereda,
ketika tim SAR telah mencapai puing-puing bangunan rumah
ibu muda tersebut, mereka melihat sesosok tubuh seorang perempuan
diantara puing-puing tersebut, tetapi posisi tubuhnya sangat aneh.

Dia bersimpuh layaknya orang bersujud, tubuhnya condong ke depan
dan kedua tangannya seperti disangga oleh sebuah benda.
Rumah yang rubuh itu telah menimpa kepala dan juga punggungnya.

Dengan penuh kesulitan, kepala tim SAR meletakkan tangannya
melalui celah kecil dinding untuk menggapai tubuh wanita tersebut.
Dia berharap wanita tersebut masih hidup. Tapi tubuh yang telah dingin
serta kaku tersebut mematahkan keyakinannya. Dia telah meninggal.

Dia, dan juga timnya yang lain, meninggalkan rumah tersebut dan akan mencari korban dari puing-puing bangunan yang lain, tetapi karena beberapa alasan dan dorongan batin entah dari mana, ketua tim SAR tersebut tergerak untuk kembali menelusuri sisa rumah wanita tersebut. Lagi-lagi, dia berlutut dan meletakkan tangannya di ruangan kecil dibawah mayat wanita malang tersebut, tiba-tiba dia berteriak kegirangan.

"Ada anak! Lihat! Ada anak dibawah sini!". Keseluruhan tim SAR bergegas membantu, dengan hati-hati mereka membersihkan puing-puing disekitar wanita tersebut, ada seorang bayi (yang kurang lebih berumur 3 bulan) terbungkus disebuah selimut bermotif bunga-bunga dibawah mayat ibu tersebut. Tentu saja, wanita tersebut telah melakukan pengorbanan luar biasa untuk menyelamatkan anaknya. Bayi mungil tersebut masih tertidur ketika ditemukan ketika ketua tim SAR menemukannya.

Tim medis segera memeriksa bayi tersebut, setelah mereka membuka lembaran selimut tersebut mereka melihat sebuah handphone didalamnya, terdapat sebuah pesan teks yang ada di layarnya yang berbunyi, "Jika kamu selamat, ingatlah, Ibu mencintaimu."

Handphone tersebut beredar dari satu orang ke yang lainnya, semua yang membaca pesan tersebut bersimpuh dan menitikkan air matanya, "Jika kamu selamat, ingatlah, Ibu mencintaimu." Sebegitu besarnya cinta seorang ibu kepada anaknya!

untukmu yg masih ditanganNYa

Sayang..
Aku sedang mempersiapkan diri
Membentuk hati supaya kelak menjadi yang terindah buatmu
Belajar dari Siti Hajar yang dengan sabar dan
Tanpa mengeluh menghadapi segala dugaan yang Allah berikan
Belajar dari Siti Khadijah yang setia dan
 Tanpa lelah menemani Rasulullah dalam perjuangannya.

Belajar dari kekasih yang setia menunggui Arjuna.
Belajar dari isteri yang tak lelah mencintai dan memberi ketulusan pada suaminya
Dan belajar pada isteri-isteri teladan yang lain
Yang suatu masa akan aku tanamkan pada diriku

Sayang..
Akan aku simpan kesucian cintaku untukmu
Untuk engkau yang nanti akan memberi cinta
Dan ketulusan serta perlindungan padaku
Untuk engkau yang telah Allah gariskan menjadi sebahagian dariku
Kerana aku potongan tulang rusukmu

Sayang..
Aku selalu berdoa sehingga nanti aku menjadi isteri solehah yang setia
Dan dengan tulus mengabdikan hidupku untukmu
keranaNya

Sayang.
Jemputlah aku menjadi yang sah buatmu jika waktunya tiba
dan aku akan setia menunggumu

cekidot:
http://cinta-hamba.blogspot.com/2011/07/jemputlah-aku-jika-waktunya-tiba.html

Bagi sahabat yang masih menunggu, semoga dipermudah oleh Allah dan akan setia dalam penantian hingga saat pasangan tulang rusuk yang telah di janjikan oleh Allah datang menjemput.
Aamiin

semangaaaaattttttttttt^____^

Rabu, 25 Juli 2012

status facebook

Kali ini Risman Bloggers mau berbagi trik, apdet status di
facebook nih yaitu Cara Membuat Update Status Facebook Via Aplikasi
Sendiri, misalnya melalui “Blackberry”, melalui “Lubuk Hatiku Yang
terdalam” dan masih banyak lainnya lagi tergantung dari keinginan sobat
mau update status via apa.

Disini sobat bisa membuat aplikasi facebook update status via nama yang
sobat inginkan. Misal melalui Rumah Tercinta dan sebagainya lalu
bagaimana Cara Membuat Aplikasi Update Status Facebook Via Aplikasi
Sendiri
1. Login ke facebook
2. klik link berikut ini http://www.facebook.com/developers/createapp.php
*Isi Application Name nya sesuai dengan nama yang sobat inginkan, nama
aplikasi akan menjadi nama via “Blackberry” nya seperti Android atau
blackberry pinjaman dan nama lain yang sobat inginkan
* Pilih Agree
* Klik Create Application
3. Lalu sobat akan dibawa menuju halaman berikutnya.
4. Klik link edit setting jika sobat ingin meng-upload icon aplikasi, icon ini akan muncul nanti di bawah status
5. Cari change your icon, upload gambar yang sobat inginkan, lalu klik save change
6. kembali ke halaman di atas, lalu copy aplikasi ID yang sobat buat
7. Selanjutnya masuk ke alamat ini http://www.facebook.com/widgets/livefeed.php?app_id=xxx ganti xxx dengan aplikasi ID di atas
8. Lalu akan muncul halaman baru,
9. Klik “Update your status about this event”, isikan dengan status yang sobat ingin sampaikan, Klik post
10. Selesai, segera periksa di beranda atau halaman profil sobat, apakah status sobat berhasil apa tidak
Catatan :
Seiring dengan perkembangan waktu, kebijakan mengenai aplikasi developer
facebook terus berubah, besar kemungkinan tutuorial diatas sudah tidak
bisa dipergunakan.Update mengenai cara yang terbaru akan coba saya
posting setelah menemui sumber dan cara yang valid untuk saat ini.
Semoga artikel Cara Membuat Update Status Facebook Via Aplikasi Sendiri bisa bermanfaat

Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2012/02/cara-membuat-update-status-facebook-via.html#ixzz1ntMKKYQk
Sumber artikel Unik dan Terupdate www.dunia-unik.com

facebook baru login

Cara Hack Facebook Terbaru 2012! Dijamin Puas

ini merupakan cara hack facebook terbaru yang bisa anda coba,
memang cara dengan freezer ini sudah dari dahulu kala ada, tetapi
dengan fitur yang terbaru di tahun 2012 ini bisa anda rasakan dan bisa
anda coba sendiri apa perbedaan dari software terbaru ini. Semoga saja bisa digunakan dengan sebaik-baiknya cuma buat iseng doank ok.
Cara hack facebook dengan membekukan account pengguna Facebook lainnya, untuk melakukannya di perlukan sebuah software. Setelah anda download dan aktifkan software tersebutkan tinggal menulis email dari member Facebook yang ingin anda hack atau tepatnya bekukan.
Cara Hack Facebook Terbaru 2012
Maka orang tersebut tidak akan dapat login ke account mereka selama anda
inginkan, tentu hal tersebut akan membuat orang yang bersangkutan
tidak tahu bahwa sebenarnya account miliknya di kerjai Ini contoh software hack Facebook yang paling banyak di gunakan, cukup memasukan email orang yang ingin anda kerjai, kemudian klik Freeze maka ia tidak akan dapat login walaupun passwordnya benar
Langkah menggunakan facebook freezer Cara Hack Facebook Terbaru 2012
1. ketikkan email target pada Form eMail (harus diketahui dulu email FB target)
2. Klik Frezee http://id-blogku.blogspot.com/2011/06/cara-hack-facebookterbaru-2012-facebook.html
3. Tunggu sampai proses selesai 100%
4. Efeknya account yang di Frezee tidak akan bisa login, jika anda suah merasa “puas” dan ingin membebaskan target silakan klik “stop freezer”
Semoga saja cara lama yang tentang cara hack facebook yang dibikin baru ini bisa bermanfaat bagi kalian semuanya dan ingat software
ini hanya untuk menjaili atau sekedang iseng terhadap teman-teman
kalian saja dan jangan sekali kali untujk mencuri password facebook
orang lain, itu privasi orang ok. Bagi yang mau download software hack facebook freezer terbaru 2012 silahkan klik disini.Cara Hack Facebook Terbaru 2012
Sumber artikel Unik dan Terupdate www.dunia-unik.com//bongkex-mania.netmail

kode Kia

Berikut ini saya kasihbeberapa kunci kode tombol rahasia yang dapat anda jalankan sendiri dengan mengetiknya di keypad hp ponsel anda yang bermerek Nokia baik yang cdma maupun yang gsm.klo ga' bisa mungkin tipenya beda. good luck ya!

1. Melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Caranya tekan * # 0 6 #

2. Melihat versi software, tanggal pembuatan softwre dan jenis kompresi software
Caranya tekan * # 0 0 0 0 #
Jika tidak berhasil coba pencet * # 9 9 9 9 #

3. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

4. Melihat nomor / nomer private number yang menghubungi ponsel anda

Caranya tekan * # 3 0 #

5. Menampilkan nomer pengalihan telepon all calls
Caranya tekan * # 2 1 #

6. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena tidak anda jawab (call divert on)
Caranya tekan * # 6 1 #

7. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena di luar jangkauan (call divert on)
Caranya tekan * # 6 2 #

8. Melihat nomor penelepon pada pengalihan telepon karena sibuk (call divert on)
Caranya tekan * # 6 7 #

9. Merubah logo operator pada nokia type 3310 dan 3330
Caranya tekan * # 6 7 7 0 5 6 4 6 #

10. Menampilkan status sim clock
Caranya tekan * # 7 4 6 0 2 5 6 2 5 #

11. Berpindah ke profil profile ponsel anda
Caranya tekan tombol power off tanpa ditahan

12. Merubah seting hp nokia ke default atau pabrikan
Caranya tekan * # 7 7 8 0 #

13. Melakukan reset timer ponsel dan skor game ponsel nokia
Caranya tekan * # 7 3 #

14. Melihat status call waiting
Caranya tekan * # 4 3 #

15. Melihat kode pabrik atau factory code
Caranya tekan * # 7 7 6 0 #

16. Menampilkan serial number atau nomer seri hp, tanggal pembuatan, tanggal pembelian, tanggal servis terakhir, transfer user data. Untuk keluar ponsel harus direset kembali.
Caranya tekan * # 92702689#   
17. Melihat kode pengamanan ponsel anda
Caranya tekan * # 2 6 4 0 #
 
18. Melihat alamat ip perangkat keras bluetooth anda
Caranya tekan * # 2 8 2 0 #

19. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terbaik namun boros energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 3 3 7 0 #

20. Mengaktifkan EFR dengan kualitas suara terendah namun hemat energi batere. Untuk mematikan menggunakan kode yang sama.
Caranya tekan * # 4 7 2 0 #

21. Menuju isi phone book dengan cepat di handphone nokia
Caranya tekan nomer urut lalu # contoh : 150#

22. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk semua panggilan
Caranya tekan * * 2 1 * Nomor Tujuan #

23. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan yang tidak terjawab
Caranya tekan * * 6 1 * Nomor Tujuan #

24. Mengalihkan panggilan ke nomor yang dituju untuk panggilan ketika telepon hp anda sedang sibuk
Caranya tekan * * 6 7 * Nomor Tujuan #

trik & tips

Sebelumnya maaf jika artikel ini merugikan banyak pihak.
Begitu banyak trik untuk mendapatkan sebuah keCERDIKAN dalam berkomunikasi,
apalagi atas nama komunikasi secara GRATIS. ya kan....

Dalam hal ini saya tidak akan banyak basa-basi lagi.

I. Trik telphon gratis Lokal (dalam kota)
    
    Fasilitas dan cara yang digunakan:
    1. Telphone umum koin yang masih hidup
    2. Pencet angka 1551 <--- catatan:  angka 1 terakhir di pencet lama
           hingga ada nada "tut/nit/nada sela lainnya"
    3. Bila tanda itu telah bunyi baru tekan nomor yang dituju ( nomor
           telphone lokal)
    4. dan anda akan mendapatkan sambungan langsung dari telkom ke no telp
           yang dituju, maka anda bisa bicara sepuas bibir anda.

note: UNTUK NOMOR LOKAL YANG TIDAK BISA DIHUBUNGI BIASANYA DIKARENAKAN:
    1. TERLALU BANYAK NOMOR YANG KEMBAR
    2. TERLALU BANYAK ANGKA DOMINAN BESAR MISAL 8997896/89868789/ dll
    3. DAN BILA TELEPHONE YANG DITUJU BELUM TERPASANG
    4. TELKOM SEDANG KENA TROUBLE :))

II. TRIK TELEPHONE GRATIS INTERLOKAL (LUAR KOTA)

    Fasilitas dan cara yang digunakan:
    1. Telphone rumah, kantor atau wartel tipe B (sangat dianjurkan)
    2. Telphonelah seperti kita menelephone biasa ke NOMOR TUJUAN LUAR
           KOTA (khusus luar kota)
    3. Bicaralah sepuas hati dan sebengkak bibir anda
    4. Bila telah selesai percakapan ... PERHATIKAN TRIK INI:
       
    TRIK 1. - SEBELUM ANDA MENUTUP TELEPHON, KETIKLAH NOMOR TUJUAN PERSIS
                  SEPERTI NOMOR YANG DITUJU PERTAMA
          misal: tujuan 021888555000 -> bila telah selesai ketikan
                         021888555000 lagi
             JANGAN PAKAI TOMBOL RADIAL, KARENA SERING GAGAL

    TRIK 2. - SEPERTI CARA TRIK PERTAMA TADI CUMAN KITA RUBAH NOMOR TUJUAN
                  AKHIR
          misal: tujuan 021888555000 -> bila telah selesai ketikan
                         031545552222 (BEDA NOMOR TUJUAN)
             JANGAN PAKAI TOMBOL RADIAL, KARENA SERING GAGAL
Selanjutnya : Draft CSS

bingung log in

sebelum bingung....ini link yg akan gw kasih berisikan index tools Hackerz (updated) buat yg iseng2 ato lagi pengen tau...
di dalemnye ape aje ade....kaga percaye.....nyok pade'an ke TKP....

http://www.leetupload.com/dbindex2/index.php?dir=Win32/


kalo ada passwordnya coba ini :

Password for most archives is to0l-base

atau...

zmetex

atau...

mrdel2000

index of database

Code:
http://www.leetupload.com/database/
Sebelumnya: Antibody Registry windows
Selanjutnya : Membuat Buku Tamu (Guest Book) menjadi scroll

strategi jin


Menelanjangi Strategi Jin
Menelanjangi Strategi Jin Kode : K0021
Kategori : Dakwah
ISBN : -
Size : 12 x 18 cm
Jml. Hal : x + 160
Cetakan :
Harga : Rp. 27.500,-
Strategi jin telah terbongkar! Visi-misi, strategi, metode serta sarana yang mereka pergunakan untuk menyesatkan manusia telah diketahui. Sebuah research literature dan case study telah dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta tersebut. Hasilnya, penelanjangan sebuah dunia yang selama ini dianggap terlalu menyeramkan untuk diketahui apalagi untuk diungkap kebenaran hakikatnya.

Dalam buku ini, Anda akan diajak 'melihat-lihat' potret kehidupan jin, potret kehidupan iblis dan setan, fenomena kemusyrikan, serta apa dan bagaimana sesungguhnya pengobatan dengan ruqyah. Perlu diketahui, jin itu bukan ilusi tapi realita. Mempercayainya tanpa dibimbing ilmu yang bersumber dari Al Quran dan sunah, dikhawatirkan akan menjerumuskan manusia pada kemusyrikan.

Ini mungkin tidak akan membuat mereka (jin) tinggal diam dan memang itulah yang akan selalu dilakukan. Jadi, tetap waspada.

Translate

Label Post

Lagu pavorit admin (3) risman (1) risman nasrullah (21)
 
Terima Kasih untuk semua Sponsor, Semoga Alloh senantiasa melimpahkan rezeki untuk kita semua... Amiin___________________________ Untuk Info tentang sponsor ikape, silahkan dilihat produk-produk dibawah ini.. Hatur nuhun..!!!
Support : Creating Website | SABO TIRAW | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Urang Rawa Kal-Gir.. - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Sabo Tiraw Kasep